Kendaraan apa saja pasti membutuhkan oli agar mesinnya bisa bekerja secara maksimal. Tidak hanya itu saja, pemilik kendaraan juga harus memastikan bahwa oli yang digunakan selalu diganti secara rutin dan juga sesuai dengan peruntukkannya. Seperti oli motor untuk motor, dan oli mobil untuk mobil. Tingkat kekentalan oli juga harus sangat diperhatikan agar oli dapat berfungsi secara maksimal.

Sayangnya, terkadang ada saja hal yang membuat oli pada kendaraan tidak dapat berfungsi maksimal dan bahkan justru berisiko merusak kendaraan, salah satunya yaitu ketika oli tercampur dengan air.
Hmmm, kok bisa ya oli tercampur air?
Tentu saja bisa. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan hal ini terjadi, antara lain:
- Banjir
Ketika kendaraan digunakan untuk menerjang banjir, maka kemungkinan oli kemasukkan air sangat besar. Hal ini bisa terjadi jika tutup tabung oli terpasang kurang rapat sehingga ada celah yang memungkinkan air untuk masuk. Atau bisa juga terjadi jika terdapat kebocoran pada salah satu komponen kendaraan. Atau bisa juga air masuk pada kendaraan yang terendam banjir. Untuk kondisi ini, menguras tabung oli mesin merupakan hal yang harus segera dilakukan setelah mobil terendam banjir.
- Saat kendaraan dicuci
Sama halnya dengan kendaraan yang digunakan untuk menerjang banjir, oli juga bisa tercampur air saat dicuci jika tutup tabung tidak terpasang dengan rapat. Itulah sebabnya, sangat disarankan agar Anda mengecek terlebih dahulu tutup semua tabung untuk memastikan semua terpasang sempurna.
- Kebocoran air radiator
Pada beberapa kendaraan, adanya kebocoran pada komponen yang terhubung dengan air radiator juga bisa menjadi penyebab masuknya air ke tabung oli. Untuk masalah ini, pengecekan oleh ahlinya sangat dianjurkan untuk dilakukan.
Lalu, apa saja sih bahayanya ketika oli tercampur air dan tidak segera diganti?
Ternyata dampak yang bisa terjadi cukup besar. Sebab oli berfungsi untuk melumasi bagian antar komponen mesin yang saling bergesekkan dengan cepat. Ketika oli tercampur air, maka struktur kimianya akan berubah dan fungsinya sebagai pelumas akan hilang. Akibatnya semua mesin yang saling bergesekkan akan panas dan bisa berdampak pada terjadinya overheat. Tidak hanya itu, komponen mesin juga akan lebih cepat rusak dan biaya yang harus dikeluarkan untuk perbaikan keseluruhannya tidaklah sedikit. Itulah sebabnya jika Anda mulai melihat tanda oli kemasukkan air, sangat disarankan untuk segera melakukan pengurasan oli untuk memastikan bahwa tidak ada lagi air yang tertinggal.





