Banyak yang merasa bahwa kehadiran buah hati akan melengkapi sebuah pernikahan. Bahkan, demi mewujudkannya, mereka rela mengeluarkan biaya besar atau menghabiskan banyak waktu tanpa merasa lelah. Tentunya, berbagai upaya tersebut ada yang berhasil, tetapi ada juga yang tidak. Hal ini bisa disebabkan oleh adanya masalah kesuburan baik pada pihak suami maupun istri.

Kali ini, kita akan membahas mengenai kesuburan pria atau dari pihak suami. Sama halnya dengan perempuan yang bisa mengalami masalah kesuburan hingga sulit hamil, sebenarnya pria juga memiliki risiko yang sama. Kondisi ini bisa terjadi akibat berbagai hal berikut ini. 

1. Hiperprolaktinemia 

Hiperprolaktinemia adalah kondisi ketika kadar prolaktin dalam tubuh berlebih. Hormon ini merupakan salah satu hormon yang diproduksi di kelenjar pituitari. Pada perempuan, hormon ini berperan untuk merangsang produksi Air Susu Ibu (ASI). Sementara pada pria, hormon ini berperan dalam produksi sperma serta hasrat untuk berhubungan seksual. 

2. Kelainan Genetik 

Adanya kelainan genetik juga bisa menyebabkan terjadinya masalah pada hormon seks pria. Kondisi ini bisa berpengaruh pada kinerja organ reproduksi pria, seperti dalam hal produksi sperma, kualitas sperma, dan lainnya.  

3. Infeksi dan Peradangan 

Ketika salah satu organ reproduksi mengalami infeksi maupun peradangan, bisa menyebabkan penurunan pada pergerakan maupun kualitas sperma yang diproduksi. Hal ini tentunya membuat kemampuannya untuk membuahi sel telur ikut berkurang, sehingga menganggu kesuburan pria. 

4. Torsio Testis 

Torsio testis adalah kondisi ketika testis atau buah zakar terpelintir dan menyebabkan terganggunya aliran darah di area ini. Tidak hanya dapat memengaruhi kesuburan saja, kondisi ini juga sangat mengganggu karena menimbulkan rasa nyeri bahkan bisa menyebabkan pembengkakan pada buah zakar. 

5. Kanker Prostat 

Prostat adalah organ kecil berukuran kacang kenari yang berfungsi untuk memproduksi air mani. Meskipun ukurannya kecil, tetapi perannya dalam sistem reproduksi sangatlah besar, sehingga ketika kamu menderita kanker prostat dan tidak segera ditangani, dapat memengaruhi kesuburan pria. Oleh karena itu, ketika kamu merasakan saklah satu gejala kanker prostat ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter. 

Itulah berbagai penyebab gangguan kesuburan pada pria. Bagi kamu yang sedang menjalani program kehamilan bersama pasangan, ada baiknya jika segera memeriksakan diri untuk mengetahui kondisi kesehatan reproduksi secara keseluruhan demi keberhasilan programmu.