Kerusakan alat berat tidak selalu terjadi secara tiba-tiba. Dalam banyak kasus, tanda-tanda awalnya sudah terlihat tetapi seringkali terabaikan karena dianggap sepele atau karena tuntutan produktivitas yang tinggi.

Padahal, apabila Anda biarkan tanpa penanganan, masalah kecil tersebut bisa berkembang menjadi kerusakan serius. Apalagi penyebab kerusakan alat berat sebenarnya bisa Anda tandai dengan sangat jelas.

Penting bagi para pemilik dan operator alat berat untuk memiliki pemahaman dasar mengenai berbagai penyebab kerusakan alat ini. Dengan begitu, langkah-langkah pencegahan efektif bisa terjadi sejak dini.

Inilah Daftar Umum Penyebab Rusaknya Alat Berat

Tidak hanya memperpanjang umur alat, antisipasi terjadi agar produktivitas kinerja dapat berjalan stabil. Oleh karena itu, simak 5 penyebab kerusakan yang paling umum terjadi:

1. Kurangnya Pemeliharaan Rutin

Banyak perusahaan atau operator yang menunda jadwal servis karena alasan efisiensi waktu atau mengejar target proyek.

Padahal, fungsi pemeliharaan rutin adalah memastikan tiap komponen stabil dan mengantisipasi keausan mesin.

Lebih penting lagi, pemeliharaan rutin berfungsi sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi masalah yang lebih besar. Maka, disiplinlah menjadwalkan pemeliharaan sebelum kerugian besar melanda.

2. Cara Pengoperasian

Treatment operator ketika mengoperasikan alat berat tersebut juga menjadi faktor munculnya kerusakan.

Apabila operator tidak berwawasan luas dan sembarangan dalam mengoperasikan, kerusakan kecil bisa muncul berkala.

Meskipun alat berat terancang untuk menghadapi kondisi kerja ekstrem, bukan berarti alat tersebut tahan terhadap semua jenis perlakuan. Sayangnya, penyebab kerusakan alat berat ini jarang disadari.

3. Lingkungan Kerja Ekstrem

Lingkungan kerja yang ekstrim juga termasuk masalah cuaca yang tidak kondusif. Apalagi alat berat tambang yang terpapar debu dan kondisi lembab terus menerus. Alhasil, komponen cepat aus atau perlahan fungsinya menurun.

Menurut artikel unitedtractors.com, paparan sinar matahari dan hujan lebat juga mempengaruhi kondisi mesin. Maka, penting memastikan tempat penyimpanan alat berat benar-benar aman.

4. Pemilihan Pelumas yang Tidak Tepat

Pelumas berfungsi untuk mengurangi gesekan antar komponen logam, menjaga suhu tetap stabil, serta melindungi bagian dalam mesin dari korosi. Selain itu, pelumas juga membantu mengontrol suhu kerja mesin.

Pemilihan pelumas yang tidak tepat bukan hanya menyangkut salah pilih oli, tetapi juga jarak penggantian yang kurang teratur, volume pemberian oli tidak sesuai standard, dan sebagainya.

5. Intensitas Penggunaan Alat Tinggi

Penyebab kerusakan alat berat selanjutnya bisa datang dari intensitas penggunaan yang tinggi. Beban kerja pada mesin, sistem hidrolik, transmisi, dan komponen lainnya bisa meningkat drastis apabila intensitas penggunaan tidak normal.

Kebutuhan alat berat tambang berkualitas menjadi salah satu kunci produktivitas perusahaan Anda. Kobexindo siap menyediakan berbagai pilihan alat berat dari produsen ternama seperti NHL, Shantui, Develon, dan masih banyak lagi.

Dapatkan informasi lebih lengkap dengan mengunjungi website resminya!