Memiliki asuransi mobil memang memberikan dampak yang positif kepada pemilik mobil. Di mana, pemilik mobil akan mendapat perlindungan dan penggantian biaya ketika mobil rusak akibat kecelakaan, bencana alam, kecurian, huru-hara, dan lain sebagainya. Hanya saja, untuk perlindungannya sendiri tidak semua ditanggung oleh pihak asuransi, misalnya spion mobil rusak akibat kelalaian pemilik mobil yang jarang melakukan perawatan. Tentu, kerusakan seperti ini tidak akan mendapat tanggungan dari pihak asuransi.

Untuk itu, agar spion mobil tidak cepat rusak dan Anda tidak harus mengeluarkan biaya besar saat perbaikannya, maka rutinlah selalu merawat spion mobil dengan melakukan beberapa hal berikut, seperti: (source: garasi.id)

  1. Jangan biarkan spion kotor. Suka lupa membersihkan spion mobil dan membiarkannya sampai kotor? Hmm, jangan lakukan kesalahan seperti ini karena spion yang dibiarkan kotor malah berisiko menimbulkan jamur dan bahkan bisa mempercepat kerusakan pada spion tersebut. Sebaiknya bersihkan spion secara berkala terutama pada saat Anda menggunakan mobil pada saat musim hujan. Hal ini penting karena air hujan yang mengering dengan sendirinya dan dibiarkan maka bisa merusak spion mobil Anda.
  2. Gunakan spons dan kain berstektur lembut. Ketika membersihkan spion mobil, maka sebaiknya gunakan spons dan kain bertekstur lembut. Selain dapat membantu membersihkan spion yang kotor, penggunaan bahan seperti ini dapat menghindari spion tergores bahkan rusak. Jika kesulitan membersihkan area tersembunyi, disarankan menggunakan sikat gigi. Namun, jangan terlalu sering menggunakannya karena ditakutkan nanti sikat gigi malah dapat menggores spion.
  3. Hindari penggunaan pembersih serbaguna. Terkadang, banyak pemilik mobil yang menggunakan pembersih serbaguna untuk membersihkan mobil mereka, termasuk spion. Tak dilarang memang menggunakannya, namun penggunaaan pembersih serbaguna ini malah berpotensi merusak kaca spion mobil karena busanya yang terlalu banyak. Selain itu, hindari pula menggunakan pembersih dengan kandungan amonia di dalamnya karena dapat mengakibatkan pengeringan pada spion.
  4. Jangan tinggalkan mobil di bawah sinar matahari setelah mencuci spion. Setelah mencuci mobil, khususnya spion, maka jangan sampai meninggalkan mobil di bawah paparan sinar matahari. Alasannya karena cairan maupun bekas busa yang masih menempel pada spion ditakutkan nanti berubah menjadi kerak ketika terkena sinar matahari. Oleh karena itu, jangan meninggalkannya di bawah sinar matahari.

Sangat mudah kan merawat spion mobil? So, mulai sekarang rajinlah merawat dan membersihkan spion mobil agar nantinya tidak rusak!