Medical check up Jakarta, Bali, Medan, atau mana pun itu, merupakan prosedur pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh yang berguna untuk mendeteksi penyakit atau gangguan kesehatan dalam diri seseorang. Selain itu, MCU (medical check up) juga dapat mendorong pasien untuk beralih ke gaya hidup sehat kalau-kalau ia terdeteksi sedang atau telah memiliki suatu kondisi kesehatan tak normal lagi. Lantas, apa sajakah yang akan diperiksa jika seseorang melakukan MCU? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel ini! 
- Indeks masa tubuh. Poin pertama yang akan diperiksa saat MCU ialah indeks masa tubuh atau BMI. Soalnya, BMI tidak normal dapat memicu berbagai penyakit. Misalkan BMI yang terlalu tinggi (kegemukan) berpotensi meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung, diabetes tipe 2, osteoartritis, hipertensi, juga kanker. IBM yang terlalu tinggi juga bisa menjadi penyebab munculnya rasa sakit punggung pada ibu hamil. Sedangkan BMI yang terlalu rendah (kekurusan) dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, memicu osteoporosis, dan anemia. Untuk itu, mengecek BMI setiap 2 tahun sekali untuk orang usia di bawah 50 tahun dan setahun sekali untuk orang di atas 50 tahun sangat penting.
- Gula darah. Hal selanjutnya adalah gula darah untuk mengecek potensi diabetes. Normalnya, tes gula darah perlu dilakukan orang berusia di atas 45 tahun setiap 3 tahun sekali. Akan tetapi, jika seseorang punya risiko diabetes (keturunan atau gaya hidup) tentu jangka waktu tesnya tidak perlu menunggu usia 45 tahun. Beberapa tanda diabetes, yang cukup sering diabaikan orang-orang, adalah berat badan turun drastis tanpa sebab, sering merasa haus dan lapar, kesemutan pada tangan atau kaki, juga sering buang air kecil.
- Tekanan darah. Hal selanjutnya yang akan diperiksa ketika MCU adalah tekanan darah. Poin ini penting untuk mengecek potensi tekanan darah tinggi (hipertensi) ataupun tekanan darah rendah (hipotensi) yang dapat memicu berbagai penyakit serius lain, seperti jantung koroner, stroke, penyakit ginjal, dehidrasi, pendarahan, gangguan hormon, malnutrisi, serta gagal jantung.
- Poin berikutnya adalah pemeriksaan kadar kolesterol dalam tubuh. Sejatinya, kolesterol merupakan jenis lemak yang dibutuhkan oleh tubuh, namun jumlahnya harus cukup. Jika berlebih, kolesterol justru dapat menyumbat pembuluh darah serta memicu penyakit jantung dan stroke.
Di luar keempat hal di atas, kesehatan jantung, mata, kulit, telinga, gigi, tulang juga merupakan bagian-bagian yang akan diperiksa oleh dokter ketika seseorang melakukan MCU. Pada beberapa pemeriksaan lanjutan, bahkan, seorang pasien bisa juga mengecek gonore, herpes genital, HIV, sifilis, pun hepatitis B saat melakukan MCU. Semoga informasi dalam artikel ini berguna, ya.





